Wakil Rektor IV Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu, Dr. Moh Yusuf Hasmin, SH., MH, mengungkapkan bahwa Kampus Biru dalam waktu dekat akan menerapkan sistem presensi online bagi dosen dan tenaga kependidikan (staf).

Sistem presensi berbasis digital ini dijadwalkan akan resmi diluncurkan pada 2 Mei 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional. Peluncuran tersebut dilakukan setelah melalui masa uji coba selama beberapa bulan terakhir. “Itu akan di-launching 2 Mei nanti,” ujar Yusuf Hasmin saat membuka kegiatan sosialisasi penggunaan presensi online yang dilaksanakan secara daring, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh seluruh pejabat struktural, dosen, serta tenaga kependidikan di lingkungan Unismuh Palu. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh civitas akademika memahami penggunaan sistem baru tersebut sebelum diterapkan secara penuh.

Menurut Yusuf Hasmin, sosialisasi ulang menjadi penting agar tidak ada kendala saat sistem resmi diberlakukan. “Kalau sudah di-launching tidak ada lagi alasan tidak menggunakan itu,” tegasnya.

Presensi online merupakan sistem pencatatan kehadiran berbasis digital yang memanfaatkan jaringan internet dan teknologi cloud. Melalui sistem ini, pengguna dapat melakukan absensi secara mandiri dari berbagai lokasi menggunakan perangkat seperti smartphone maupun komputer.

Sementara itu, materi sosialisasi disampaikan oleh Wakil Rektor I Unismuh Palu, Dr. Sudirman, S.KM., M.Kes. Dalam pemaparannya, ia mengungkapkan bahwa tingkat partisipasi selama masa uji coba masih tergolong rendah. “Dari total 322 dosen dan pegawai, penggunaan tertinggi dalam satu hari hanya mencapai 153 orang. Artinya, masih di bawah 50 persen,” ungkap Sudirman.

Ia berharap, setelah sistem ini resmi diluncurkan, seluruh dosen dan tenaga kependidikan dapat memanfaatkannya secara optimal. Menurutnya, presensi online justru memberikan kemudahan dan fleksibilitas dalam bekerja. “Ini banyak skemanya, salah satunya skema dinas luar. Misalnya pagi sampai siang menghadiri seminar di luar, lalu sore baru ke kampus. Dengan sistem ini tidak dianggap terlambat,” jelasnya.

Selain meningkatkan kedisiplinan, penerapan presensi online juga diharapkan membawa berbagai manfaat lain, seperti mengurangi penggunaan kertas sehingga lebih ramah lingkungan, serta mendukung efisiensi operasional kampus.

Sistem ini juga memungkinkan otomatisasi dalam perhitungan jam kerja, lembur, hingga pengajuan izin atau cuti, sehingga mempercepat proses administrasi, termasuk penggajian.

Lebih lanjut, penggunaan teknologi seperti deteksi wajah atau sidik jari dinilai mampu meminimalisir praktik “titip absen” (buddy punching). Selain itu, sistem ini juga dapat memastikan kehadiran pegawai berada di lokasi kerja yang telah ditentukan, termasuk bagi yang menjalankan tugas lapangan atau bekerja secara remote.

Dengan penyimpanan data berbasis cloud, seluruh informasi kehadiran dapat diakses secara real-time dan lebih aman tanpa memerlukan infrastruktur perangkat keras tambahan di kantor. “Penerapan presensi online ini menjadi bagian dari upaya transformasi digital yang tengah dilakukan Unismuh Palu dalam meningkatkan tata kelola administrasi dan kualitas layanan pendidikan di lingkungan kampus,”sebut Sudirman.

Sumber:https://sultengraya.com/read/212075/unismuh-palu-segera-terapkan-presensi-online-resmi-diluncurkan-2-mei-2026/2/