PALU – Universitas Muhammadiyah Palu (Unismuh Palu) menggelar Workshop Panitia Tanwir dan Milad Muhammadiyah Tahun 2026 di Gedung Banua Kaili Rusdi Toana, pada 19–20 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan panitia yang profesional, disiplin, berkarakter, serta memiliki komitmen kuat untuk menyukseskan pelaksanaan Tanwir dan Milad Muhammadiyah ke-114 Tahun 2026.
Workshop tersebut diikuti oleh calon panitia, khususnya dari kalangan mahasiswa dan organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan, memperkuat koordinasi, serta membangun kesiapan mental dan tanggung jawab para calon panitia, terutama dalam menjalankan tugas pelayanan dan penerimaan tamu (Liaison Officer atau LO).
Melalui kegiatan ini, seluruh calon panitia diharapkan mampu memahami peran dan tanggung jawab masing-masing, sekaligus menunjukkan sikap disiplin, ramah, profesional, dan menjunjung tinggi nilai-nilai persyarikatan Muhammadiyah.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Muhammadiyah Palu sekaligus Ketua Panitia Tanwir dan Milad Muhammadiyah Tahun 2026, Prof. Dr. H. Rajindra, S.E., M.M., menekankan pentingnya antusiasme, kedisiplinan, dan kesungguhan para calon panitia dalam mengikuti seluruh rangkaian workshop.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti materi yang diberikan dengan penuh perhatian dan keseriusan agar memiliki pemahaman yang baik sebelum menjalankan tugas di lapangan.
“Saya berharap para calon panitia penerima tamu memiliki antusiasme yang tinggi dalam mengikuti kegiatan ini dan memahami setiap materi yang disampaikan. Saya melihat sebagian besar panitia berasal dari kalangan mahasiswa dan organisasi otonom Muhammadiyah. Oleh karena itu, hal yang perlu menjadi perhatian bersama adalah kedisiplinan serta kesediaan untuk meninggalkan kebiasaan-kebiasaan yang kurang baik,” ungkapnya.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan agenda besar Muhammadiyah tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknis, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang terlibat di dalamnya. Karena itu, setiap calon panitia diharapkan mampu menunjukkan sikap bertanggung jawab, menjaga etika, serta bekerja sama dengan baik demi memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh tamu yang hadir.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Tengah, H. M. Amin Parakkasi, S.Ag., M.H.I., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan workshop tersebut. Ia menilai kegiatan ini memiliki peran penting dalam mempersiapkan Unismuh Palu sebagai tuan rumah Tanwir dan Milad Muhammadiyah ke-114 Tahun 2026.
Ia menegaskan bahwa kesempatan menjadi tuan rumah merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kesiapan, dan semangat kebersamaan.
“Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan workshop ini dan berharap kegiatan ini benar-benar menjadi sarana persiapan bagi kita semua. Muhammadiyah Sulawesi Tengah mendapatkan amanah untuk menjadi tuan rumah Tanwir dan Milad Muhammadiyah ke-114 Tahun 2026. Kita patut berbangga karena Universitas Muhammadiyah Palu merupakan salah satu Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) yang terus menunjukkan perkembangan yang baik. Bersama Universitas Muhammadiyah Luwuk, kita mengemban tanggung jawab besar sebagai bagian dari penyelenggaraan agenda nasional Muhammadiyah ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap seluruh calon panitia, khususnya yang bertugas sebagai Liaison Officer (LO), dapat mengikuti workshop dengan sebaik-baiknya. Pembekalan tersebut dinilai penting agar para panitia memiliki pengetahuan, keterampilan, serta kesiapan dalam mendampingi dan melayani para tamu selama kegiatan berlangsung.
Menurutnya, kesiapan panitia menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran kegiatan sekaligus mencerminkan citra Muhammadiyah dan kualitas penyelenggaraan acara di lingkungan Unismuh Palu.
Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. H. Agung Danarto, M.Ag., turut memberikan pengarahan sekaligus materi pembekalan kepada para calon panitia. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya penguatan karakter, kedisiplinan, kesiapan mental, dan kemampuan membangun kerja sama dalam menjalankan tugas kepanitiaan.
Ia mengarahkan agar para calon panitia tidak hanya mempersiapkan diri dari sisi teknis, tetapi juga membangun kepribadian yang baik, memiliki integritas, serta mampu menjaga sikap dan perilaku selama menjalankan amanah organisasi.
Penguatan karakter dan mental menjadi aspek penting, terutama bagi panitia LO yang akan berinteraksi langsung dengan para tamu dan peserta kegiatan. Mereka dituntut untuk memiliki sikap santun, komunikatif, tanggap, serta mampu memberikan pelayanan secara profesional.
Selain itu, kerja sama dan koordinasi antarpanitia juga menjadi perhatian utama. Setiap anggota panitia diharapkan dapat memahami tugas masing-masing, saling mendukung, serta mengedepankan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Dengan demikian, seluruh rangkaian kegiatan Tanwir dan Milad Muhammadiyah ke-114 Tahun 2026 dapat dipersiapkan secara terencana dan terlaksana dengan baik.
Melalui materi dan pengarahan tersebut, para calon panitia diharapkan mampu menjadikan kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat pengabdian sebagai landasan utama dalam melaksanakan tugas. Amanah sebagai panitia tidak hanya berkaitan dengan keberhasilan penyelenggaraan acara, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan nilai-nilai luhur Muhammadiyah melalui tindakan nyata.
Pelaksanaan workshop pada 19 sampai 20 Oktober 2026 ini menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan Unismuh Palu dalam menyambut pelaksanaan Tanwir dan Milad Muhammadiyah ke-114. Dengan melibatkan mahasiswa, organisasi otonom, dan unsur kepanitiaan lainnya, kegiatan ini diharapkan mampu membangun sinergi yang kuat serta menciptakan sumber daya manusia yang siap menghadapi berbagai tantangan penyelenggaraan acara berskala nasional.
Semangat kebersamaan, kedisiplinan, dan komitmen menjadi pesan utama yang mengemuka dalam kegiatan tersebut. Seluruh calon panitia diharapkan dapat menyatukan langkah, memperkuat koordinasi, serta menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab demi menyukseskan agenda besar Muhammadiyah di Sulawesi Tengah.
Melalui workshop ini, Unismuh Palu bersama seluruh unsur yang terlibat menegaskan komitmennya untuk mempersiapkan penyelenggaraan Tanwir dan Milad Muhammadiyah ke-114 Tahun 2026 secara optimal. Tidak hanya menjadi momentum penting bagi persyarikatan, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi Unismuh Palu untuk menunjukkan kesiapan, kualitas pelayanan, dan semangat pengabdian dalam mendukung agenda Muhammadiyah di tingkat nasional.
Dengan semangat “Satukan Langkah, Perkuat Komitmen”, seluruh calon panitia diharapkan mampu menjalankan amanah dengan disiplin, profesionalisme, dan semangat kolaborasi demi menyukseskan Tanwir dan Milad Muhammadiyah ke-114 Tahun 2026.
(HUMAS)
