PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama jajaran Muhammadiyah dan panitia pelaksana terus mematangkan persiapan penyelenggaraan Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah. Sinergi lintas sektor menjadi fokus utama guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, tertib, dan sukses, sekaligus memberikan kesan positif bagi Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah agenda nasional tersebut.
Komitmen itu ditegaskan Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., saat menghadiri rapat koordinasi persiapan Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah di Gedung Banua Kaili H. Rusdi Toana, Universitas Muhammadiyah Palu, Selasa (20/10/2026). Dalam pertemuan tersebut, Gubernur hadir bersama jajaran perangkat daerah terkait untuk memperkuat koordinasi dan memastikan dukungan pemerintah provinsi terhadap berbagai kebutuhan penyelenggaraan kegiatan.
Dalam sambutannya, Anwar Hafid menegaskan bahwa keberhasilan agenda nasional Muhammadiyah tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab panitia, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen yang terlibat. Menurutnya, kesempatan menjadi tuan rumah merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Sulawesi Tengah yang harus dijaga melalui persiapan matang dan kerja sama yang solid.
“Ini acara kita juga. Kita ingin Tanwir ini sukses karena merupakan harga diri Sulawesi Tengah. Pak Ketua tidak usah takut, saya ada di sini. Pemerintah provinsi akan memberikan dukungan sepenuhnya untuk menyukseskan dan melancarkan kegiatan ini,” tegas Anwar Hafid.
Ia menyampaikan bahwa Muhammadiyah merupakan salah satu mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, penyelenggaraan Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah diharapkan tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendorong kemajuan Sulawesi Tengah.
Gubernur juga menegaskan bahwa kehadirannya bersama jajaran perangkat daerah terkait merupakan bentuk keseriusan pemerintah provinsi dalam membangun koordinasi yang efektif dengan Muhammadiyah dan panitia pelaksana. Dukungan tersebut mencakup fasilitasi serta pemenuhan berbagai kebutuhan yang diperlukan sesuai dengan kewenangan dan kesiapan pemerintah daerah.
“Saya datang bersama jajaran terkait agar ada kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Muhammadiyah. Kita akan mendukung dari sisi fasilitas dan berbagai kebutuhan lainnya agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses,” ujarnya.
Dalam rapat koordinasi tersebut, Gubernur turut menyoroti rencana kehadiran Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam rangkaian kegiatan Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah. Rencana tersebut menjadi perhatian penting yang perlu diantisipasi melalui persiapan menyeluruh, baik dari sisi penyelenggaraan acara maupun kesiapan kawasan yang akan menjadi bagian dari rangkaian kunjungan.
Menurut Anwar Hafid, apabila kunjungan Presiden terlaksana, hal itu akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sulawesi Tengah. Karena itu, seluruh pihak diminta mempersiapkan segala kebutuhan dengan cermat agar daerah ini mampu memberikan sambutan dan pelayanan terbaik.
“Dengan kehadiran Presiden Prabowo Subianto ke Sulawesi Tengah, itu merupakan kebanggaan bagi masyarakat. Sulawesi Tengah siap menjadi tuan rumah dan kita harus mempersiapkan semuanya dengan sebaik-baiknya,” kata Anwar.
Sebagai tindak lanjut dari rapat koordinasi, Gubernur juga meninjau sejumlah titik lokasi yang direncanakan menjadi tempat pelaksanaan kegiatan maupun kawasan yang diproyeksikan dilalui Presiden selama kunjungan di Sulawesi Tengah.
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur memberikan arahan mengenai sejumlah aspek yang perlu menjadi perhatian bersama, mulai dari pemenuhan kebutuhan fasilitas, penataan kawasan, hingga kesiapan teknis di titik-titik strategis. Peninjauan lapangan ini menjadi bagian dari upaya memastikan bahwa rencana yang telah dibahas dalam rapat dapat diterjemahkan ke dalam langkah persiapan yang konkret.
Gubernur menekankan pentingnya identifikasi kebutuhan secara terperinci agar setiap unsur yang bertanggung jawab dapat segera menindaklanjuti sesuai tugas dan kewenangannya. Dengan demikian, berbagai potensi kendala dapat diantisipasi lebih awal dan pelaksanaan kegiatan dapat berlangsung dengan tertib serta terkoordinasi.
Selain kesiapan lokasi dan fasilitas, pemantapan jadwal kegiatan, penyusunan susunan acara atau rundown, serta pemenuhan kebutuhan teknis lainnya turut menjadi perhatian dalam rangkaian persiapan.
Gubernur berharap rapat koordinasi lanjutan dapat segera dilaksanakan untuk menyelaraskan seluruh rencana kerja, memperjelas pembagian tugas, serta memastikan setiap pihak memiliki pemahaman yang sama mengenai tahapan persiapan dan pelaksanaan kegiatan.
Koordinasi yang terarah dinilai penting mengingat penyelenggaraan agenda berskala nasional membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dengan tanggung jawab yang saling berkaitan. Oleh sebab itu, komunikasi dan sinergi antara pemerintah provinsi, Muhammadiyah, panitia pelaksana, serta unsur pendukung lainnya perlu terus diperkuat hingga seluruh rangkaian kegiatan terlaksana.
Melalui langkah tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap penyelenggaraan Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah dapat berlangsung sukses, sekaligus mencerminkan kesiapan daerah dalam menjadi tuan rumah kegiatan berskala nasional.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. Agus Taufiqurrohman; Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Tengah, HM. Amin Parakkasi, S.Ag., M.Hi.; serta Ketua Panitia Penerima Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah yang juga Rektor Universitas Muhammadiyah Palu, Prof. Dr. H. Rajindra, S.E., M.M.
Hadir pula jajaran kepala perangkat daerah Provinsi Sulawesi Tengah, pimpinan wilayah Muhammadiyah, panitia pelaksana, serta sejumlah pihak terkait yang terlibat dalam persiapan penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk menyatukan langkah dan memperkuat koordinasi dalam menyukseskan Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah di Sulawesi Tengah.
Dengan dukungan pemerintah daerah dan kesiapan panitia yang terus dimatangkan, Sulawesi Tengah diharapkan mampu menyelenggarakan agenda tersebut secara optimal. Lebih dari sekadar menyukseskan kegiatan nasional Muhammadiyah, momentum ini juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kolaborasi antarlembaga, memperkenalkan daerah kepada masyarakat luas, serta menunjukkan kesiapan Sulawesi Tengah dalam menyelenggarakan kegiatan berskala nasional.
(HUMAS)
