Palu – Rektor Universitas Muhammadiyah Palu secara resmi melepas sebanyak 200 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Donggala dan Kabupaten Parigi Moutong. Pelepasan tersebut menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, serta nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di tengah masyarakat.
Dalam arahannya, Rektor Universitas Muhammadiyah Palu menekankan bahwa seluruh peserta KKN merupakan duta kampus yang membawa nama baik almamater selama berada di lokasi penugasan. Oleh karena itu, mahasiswa diminta menjaga etika, disiplin, integritas, serta menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan seluruh warga.
“Jagalah nama baik Universitas Muhammadiyah Palu. Tunjukkan sikap santun, bertanggung jawab, dan jadilah teladan di tengah masyarakat. Kehadiran mahasiswa harus memberikan manfaat nyata serta menjadi solusi bagi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” pesan Rektor kepada seluruh peserta.
Rektor juga mengingatkan bahwa keberhasilan program KKN tidak hanya diukur dari terlaksananya program kerja, tetapi juga dari kemampuan mahasiswa membangun kolaborasi dengan masyarakat serta menghasilkan kegiatan yang berkelanjutan. Mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi potensi daerah, memberdayakan masyarakat, serta menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan lokal.
Sebanyak 200 mahasiswa tersebut akan ditempatkan pada 18 posko yang tersebar di dua kabupaten, yakni Kabupaten Donggala dan Kabupaten Parigi Moutong. Pembagian lokasi penempatan meliputi:
- Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala sebanyak 7 posko;
- Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong sebanyak 5 posko;
- Kecamatan Siniu, Kabupaten Parigi Moutong sebanyak 4 posko; dan
- Kampus II Universitas Muhammadiyah Palu di Kabupaten Donggala sebanyak 2 posko.
Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa akan menjalankan berbagai program pengabdian yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, lingkungan hidup, administrasi pemerintahan desa, hingga penguatan literasi digital. Program-program tersebut diharapkan dapat mendukung pembangunan daerah sekaligus memberikan pengalaman belajar langsung bagi mahasiswa melalui penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.
Pelaksanaan KKN merupakan salah satu program akademik yang bertujuan mengintegrasikan proses pembelajaran di perguruan tinggi dengan realitas kehidupan masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai kompetensi akademik, tetapi juga mengembangkan kemampuan kepemimpinan, kerja sama, komunikasi, serta kepedulian sosial.
Universitas Muhammadiyah Palu secara konsisten menjadikan program KKN sebagai media pembentukan karakter mahasiswa yang unggul, profesional, dan berakhlak mulia. Penekanan Rektor agar mahasiswa menjaga nama baik kampus sejalan dengan nilai-nilai yang terus dikembangkan Universitas Muhammadiyah Palu dalam setiap pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.
(HUMAS)
