Donggala – Universitas melalui Kampus II Donggala secara resmi melepas sebanyak 33 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di dua posko, yakni Desa Limboro (Kecamatan Banawa Tengah) dan Kelurahan Boya (Kecamatan Banawa). Kegiatan pelepasan berlangsung di ruang pertemuan Kantor Bupati Donggala dan dihadiri oleh pimpinan universitas, pemerintah daerah, serta para peserta KKN.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa KKN merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah melalui pengabdian langsung kepada masyarakat. Selain menjalankan program kerja sesuai bidang keilmuan, mahasiswa juga diharapkan aktif berkontribusi dalam kegiatan keagamaan di lingkungan masyarakat sebagai bagian dari pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai sosial.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala yang hadir mewakili Bupati menyampaikan apresiasi kepada pihak universitas atas pelaksanaan program KKN di Kabupaten Donggala. Ia menjelaskan bahwa lokasi KKN tahun ini tersebar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Banawa dan Kecamatan Banawa Tengah, dengan dua posko utama di Desa Limboro dan Kelurahan Boya.

Menurutnya, KKN merupakan momentum penting sebagai ruang pengabdian kepada masyarakat yang menjadi implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Menariknya, sebagian besar peserta KKN merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bertugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Donggala.

Pemerintah Kabupaten Donggala memberikan apresiasi atas partisipasi para peserta tersebut. Pemerintah juga telah mengimbau seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memberikan izin kepada pegawai yang mengikuti KKN tanpa mengabaikan tanggung jawab mereka sebagai aparatur sipil negara.

Dalam arahannya, Sekretaris Daerah juga berharap mahasiswa dapat berperan aktif mendukung berbagai program prioritas Pemerintah Kabupaten Donggala. Salah satunya adalah membantu sosialisasi layanan administrasi pemerintahan berbasis digital kepada masyarakat. Untuk mendukung implementasi program tersebut, pemerintah daerah turut melibatkan para camat agar proses sosialisasi dapat berjalan lebih efektif hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Selain itu, mahasiswa KKN diharapkan ikut menyukseskan program Berani Berkah, khususnya melalui penguatan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat. Program ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menumbuhkan karakter religius generasi muda melalui gerakan “Siswa Cinta Masjid”, sehingga nilai-nilai keagamaan dapat semakin berkembang di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Melalui pelaksanaan KKN ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan akademik, tetapi juga menghadirkan inovasi, solusi, serta kontribusi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat di lokasi pengabdian. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan Pemerintah Kabupaten Donggala diharapkan semakin memperkuat pembangunan daerah melalui pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

(HUMAS)