PALU — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun Anggaran 2026/2027 sebagai momentum untuk memperkuat perencanaan, mengevaluasi capaian, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis dalam mewujudkan universitas yang unggul dan berdaya saing.

Pembukaan Raker turut dihadiri Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Jamhari Makruf, MA, Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Tengah, Mulkus Kisman, S.Ag., M.Pd., Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Unismuh Palu, Dr. Indah Ahdiah, S.Sos., M.Si., serta Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVI, Munawir Sadzali Razak, S.IP., M.A., yang mengikuti kegiatan secara daring.

Ketua Panitia Raker Tahun Anggaran 2026/2027, Dr. Fadli Umar, S.KM., M.Kes., menegaskan bahwa Raker tidak boleh dimaknai sebatas agenda rutin tahunan untuk menyusun program kerja dan anggaran.

Menurutnya, Raker harus menjadi ruang bersama bagi seluruh unsur universitas untuk melihat kembali capaian yang telah diraih, mengidentifikasi berbagai persoalan, sekaligus melahirkan gagasan dan program terobosan bagi kemajuan Unismuh Palu.

“Rapat kerja ini bukan sekadar agenda untuk menyusun program kerja. Kita harapkan menjadi ruang refleksi, perencanaan, evaluasi, sekaligus melakukan lompatan-lompatan pemikiran dan program yang bisa membawa Universitas Muhammadiyah Palu ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Unismuh Palu, Prof. Dr. H. Rajindra, S.E., M.M., menekankan pentingnya Raker diarahkan pada perencanaan yang berbasis data, terukur, realistis, dan mampu menjawab kebutuhan pengembangan universitas.

Dalam arahannya, Rektor menegaskan sedikitnya tiga arah strategis yang perlu menjadi perhatian seluruh pimpinan fakultas dan lembaga dalam pelaksanaan Raker Tahun Anggaran 2026/2027.

Pertama, program kerja harus disusun berdasarkan data dan capaian tahun sebelumnya. Setiap fakultas dan lembaga diminta melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap program yang telah dilaksanakan, mulai dari tingkat pencapaian program, penggunaan anggaran, hasil yang diperoleh, hingga berbagai kesenjangan yang masih ditemukan.

Evaluasi tersebut kemudian harus menjadi dasar dalam menetapkan target konkret untuk tahun anggaran 2026/2027. Dengan demikian, setiap program yang direncanakan tidak berhenti pada tataran administratif, tetapi memiliki indikator keberhasilan yang jelas serta dapat diukur dan dipertanggungjawabkan.

Rektor menekankan bahwa perencanaan program dan anggaran harus berangkat dari kondisi riil di masing-masing unit kerja. Pendekatan berbasis data dinilai penting agar seluruh sumber daya universitas dapat diarahkan secara efektif untuk mencapai sasaran strategis yang telah ditetapkan.

Kedua, penguatan sinergi antara Biro Keuangan, Satuan Pengawas Internal (SPI), dan seluruh unit kerja. Rektor meminta Biro Keuangan dan SPI tidak hanya menjalankan fungsi administratif dan pengawasan, tetapi juga hadir sebagai mitra strategis bagi fakultas maupun lembaga dalam menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Menurutnya, penyusunan RAB harus dilakukan secara rasional, proporsional, dan benar-benar mencerminkan kebutuhan program. Dengan pola kerja tersebut, penganggaran diharapkan semakin efektif, transparan, serta mampu mendukung pencapaian target institusi.

Pendekatan ini sekaligus menegaskan pentingnya tata kelola universitas yang sehat. Setiap program harus memiliki dasar kebutuhan yang jelas, dukungan anggaran yang memadai, serta mekanisme pengawasan yang memastikan pelaksanaannya tetap berada pada koridor yang telah ditetapkan.

Melalui Raker Tahun Anggaran 2026/2027, Unismuh Palu tidak hanya menargetkan tersusunnya daftar program kerja, tetapi juga membangun kesamaan arah di antara seluruh unsur pimpinan. Evaluasi terhadap kinerja masa lalu diharapkan menjadi pijakan untuk melahirkan program-program yang lebih inovatif, adaptif, dan berdampak.

Semangat tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan Unismuh Palu untuk terus meningkatkan mutu tata kelola, memperkuat kinerja kelembagaan, dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan tinggi.

Dengan perencanaan yang berbasis data, pengelolaan anggaran yang rasional, serta keberanian menghadirkan terobosan baru, Raker Unismuh Palu diharapkan mampu melahirkan peta jalan yang semakin jelas menuju terwujudnya kampus unggul, berkemajuan, dan berdaya saing.

(HUMAS)