Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu kembali melaksanakan ibadah kurban di Hari Raya Idul Adha. Tahun ini sebanyak 14 ekor sapi disembelih dan didistribusikan secara bertahap selama tiga hari di lingkungan kampus tersebut.

2. Ketua Panitia, Abdul Salam, S.Pd., MH memegang nama para shohibul kurban (pekurban) pada saat pemotongan hewan kurban. Foto: Amiluddin

Dari total 14 ekor hewan kurban, 13 ekor di antaranya berasal dari seluruh civitas akademika Unismuh Palu bersama jemaah Masjid Ulil Albab. Sementara itu, satu ekor lainnya berasal dari Tri Media Group (Mercusuar dan Sulteng Raya)/Tri Putra Toana.

Proses penyembelihan dibagi di dua lokasi. Sebanyak 11 ekor disembelih langsung oleh Lembaga Pengembangan dan Pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LP2AIK), sedangkan tiga ekor sisanya dilaksanakan di Fakultas Agama Islam (FAI). Proses penyembelihan dan pendistribusian daging kurban dipantau langsung Rektor Unismuh Palu, Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM didampingi Ketua LP2AIK, Dr. Fery, S.Sos., M.Si.

Dalam kesempatan, Prof. Rajindra menyampaikan harapan agar jumlah hewan kurban di Unismuh Palu terus meningkat setiap tahunnya. Karena ibadah kurban memiliki esensi mendalam yang mencakup dua dimensi penting sekaligus, yakni ibadah ritual dan sosial. “Semoga ke depan jumlahnya semakin banyak, karena kurban ini juga mengandung nilai ibadah sosial bagi sesama,” ujar Prof. Rajindra, Kamis (28/5/2026).

Di tempat yang sama, Fery, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada para shohibul kurban (pekurban) yang telah memercayakan hewan kurbannya kepada pihak kampus. “Kami mengucapkan terima kasih kepada para shohibul kurban. Semoga kepercayaan ini dapat terus terjaga dan terpelihara dengan baik ke depannya,” harap Fery.

Sementara itu, Ketua Panitia, Abdul Salam, S.Pd., MH, memastikan proses penyembelihan dan pendistribusian tersebut berjalan dengan baik, termasuk bukan hanya persoalan ke halalan yakni proses penyembelihan sesuai syariat namun juga pada persoalan kesehatan hewan.

Selama penyembelihan, pihak Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah senantiasa hadir mengawasi dan memastikan kesehatan hewan kurban, dengan cara memeriksa kuku, gigi, dan hati sapi sebelum pengemasan daging kurban.

Sumber:https://sultengraya.com/read/213588/unismuh-palu-sembelih-14-ekor-hewan-kurban-rektor-mengandung-dimensi-ritual-dan-sosial/2/